Follow Your Heart
Jika dipikir-pikir, saya sering sekali mendengar lirik "follow your heart" dengan berbagai nada dari banyak lagu. Sebelum ini, saya tidak begitu memikirkan maknanya. Namun, setelah mengalami berbagai kejadian luar biasa belakangan ini, saya jadi mengerti apa yang ingin disampaikan oleh penulis atau penyanyi lagu itu.
Saya mengambil contoh dari dua lagu. Yang pertama, dinyanyikan oleh band lawas asal Jerman yang bernama Scorpions. Saya tidak begitu pandai memaknai sebuah lagu, tetapi saya yakin kebanyakan dari kita selalu menggunakan metode cocoklogi untuk memaksa lirik itu agar relevan dengan apa yang kita alami. Begini bunyi liriknya.
This is the time for yourself to be free
You gonna follow your heart
This is the time in your life and it's never too late
To see the light in the dark
You gotta follow your heart
Menurut cocoklogi saya, lagu itu mendorong kita untuk bertindak sesuai dengan apa yang kita inginkan, bukan menuruti kehendak orang lain atau ukuran ideal yang dipasang oleh masyarakat terkait keputusan-keputusan untuk menyongsong masa depan.
Lagu selanjutnya yang benar-benar menyadarkan saya akan pentingnya "mengikuti suara hati" dinyanyikan oleh idola grup favorit saya dari Korea Selatan, Dreamcatcher.
Dancing in the light
Holding your mysterious hand
We're living a fairytale
Follow your heart
Follow your heart
Follow your heart
Dreamcatcher menyebutkan bahwa kita sekarang berada di dunia dongeng. Kita melihat berbagai keindahan dunia dan nikmatnya apa yang kita rasakan di dunia itu. Selagi berada di dunia itu, kita sebaiknya melakukan apa yang kita inginkan untuk melanjutkan langkah kita ke kisah-kisah berikutnya.
Yah, jujur saja, untuk lagu ini, saya lebih memedulikan lirik "follow your heart" yang dilantunkan sebanyak tiga kali dalam satu bagian chorus. Rasanya saya seperti disuruh-disuruh. Apalagi Siyeon (salah satu nama anggota grup) menyanyikannya dengan nada panjang dan meliuk-liuk di atas pola akor yang cantik dan dengan pelafalan yang tidak medhok.
Dari lirik-lirik lagu itu, saya belajar bahwa lain kali, jika terdapat keraguan, jangan pernah melangkahkan kaki karena tidak setiap tempat memiliki pintu keluar menuju tempat sebelumnya.
Follow your heart.
No comments: