Saya Membeli Buku Self-Improvement Wkwk
Ini pertama kalinya saya membeli buku self-improvement karena tergoda dengan judul dan kovernya yang menarik.
Saya yang secara mental saat itu sedang jatuh-jatuhnya, setelah melihat blurb bukunya, tanpa berpikir panjang langsung membelinya. Blurb itu seperti mengetahui isi hati saya.
Saya kira akan membutuhkan waktu lama untuk menghabiskan satu buku. Ternyata belum ada seminggu saya sudah melewati halaman tengahnya. Mungkin karena bacaan yang termasuk ringan dan saya sangat menikmatinya. Setiap kalimatnya terasa seperti menghibur saya bahwa selama saya menjalani kehidupan ini tanpa berpikir banyak dan hanya mengikuti alur waktu, maka semua akan baik-baik saja.
Jika dilihat lagi, isi yang relevan dengan judul atau poin yang ditawarkan oleh buku ini sebenarnya tidak begitu banyak. Penulis hanya menambahkan ulasan-ulasan karya orang lain seperti dari lukisan, lagu, puisi, atau novel. Selain itu, ia juga banyak menceritakan kehidupan-kehidupan seniman dan penulis di setiap babnya. Saya terkadang melompati bagian-bagian itu ketika dirasa kurang menarik dan menghibur.
Secara keseluruhan, buku ini memang memberikan hiburan yang berbeda dengan apa yang diberikan oleh buku-buku fiksi. Rasanya seperti ada anget-angetnya di kepala. Setiap paragrafnya tidak membuat saya penasaran dengan paragraf selanjutnya, tetapi entah bagaimana saya tersedot begitu saja ke bab berikutnya. Saya selalu berharap bab berikutnya adalah bab yang sangat relevan dengan apa yang sedang saya alami.
Saya melihat diri saya sendiri yang membaca buku ini sebagai sosok yang mencari validasi atas kesedihan-kesedihannya, mencari dukungan dalam keterpurukannya, dan mencari penenang yang tidak akan menyakiti hatinya.
Mungkin memang itulah tujuan buku seperti ini diciptakan. Selain menjadi wadah curahan hati penulis sendiri, buku seperti ini memiliki tugas untuk menghibur para pembaca yang sedang berada di masa-masa sulit dalam hidupnya.
Apakah buku ini berhasil menghibur saya? Jelas. Apakah memotivasi saya untuk hidup dengan lebih baik lagi? Tidak.
Sisi positif lainnya adalah, mungkin saja suatu hari nanti saya bisa menulis buku seperti ini yang bahan-bahannya diambil dari kisah saya sendiri.

No comments: